Guardiola Berambisi Raih Gelar Liga Champions Musim Depan

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola yang hadir di Etihad tahun lalu, kini tengah menghabiskan dana lebih dari 370 juta poundsterling untuk mendatangkan pemain baru. Dengan cara menghitung transfer murni tanpa adanya bonus dan tambahan lain, City sepanjang bursa trasnfer ini sudah mengeluarkan 204,5 juta poundsterling. Sedangkan klub asal Italia, AC Milan hanya membelanjakan 164,4 juta pounsterling.

Baik Manchester City dan AC Milan kini menyandang status klub terboros yang mungkin bisa terganti, jika Paris Saint-Germain dan Real Madrid mendapatkan Neymar yang seharga 222 juta euro dan Kylian Mbappe 180 juta euro. Meski sebelum transfer tergila itu terjadi, The Citizen pun sudah melakukan kegilaan itu setelah mengeluarkan dana sebesar 200 juta pounsterling lebih untuk lima pemain baru mereka.

Pemain baru termahal yang didatangkan oleh City, yaitu Benjamin Mendy dengan mengeluarkan dana sebesar 52 juta poundsterling untuk mendapatkan jasa bek kiri AS Monaco tersebut. Pemain berusia 23 tahun itu tengah mengkoleksi empat gelar di timnas Perancis, dan namanya pun tercatat sebagai bek termahal dalam sejarah. Lebih mengjeutkannya lagi, rekor bek termahal ini sebelumnya sudah dilakukan City di dua kesempatan berturut.

Dimana kedua pemain lini pertahanan itu, seperti John Stones senilai 47,5 juta poundsterling di musim panas lalu. Serta disusul oleh Kyle Walker yang seharga 50 juta poundsterling, sepuluh hari sebelum didatangkannya Mendy.

Pep Guardiola Manchester City
guardiola megacung jempol kepada para pemainnya

Manchester City Tidak Hanya Beli Bek Baru

Selain mendatangkan bek termahal, Manchester City pun memiliki kiper termahal yaitu Ederson. Sementara kedua pemain lainnya seperti Bernando Silva dan Danilo, yang tidak dibeli dengan harga yang murah. Dimana harga Silva pun melonjak sampai 60 juta poundsterling jika turut mendapatkan bonus. Dan bursa transfer kali ini Citizen pun mendapatkan pemain muda seperti, Douglas Luiz bernilai 10,22 juta poundsterling dan Eric Garcia seharga 1,45 juta poundsterling.

Dengan beberapa pemain yang didatangkan Pep Guardiola, merupakan pelatih City yang paling bertanggung jawab dalam pembelanjaan fantastis tersebut. Sejak Abu Dhabi United Group mengambil alih klub, Manchester City merupakan klub yang royal dalam pembelian pemain. Termasuk kehadiran Guardiola, yang membuat City siap untuk mengeluarkan dana besar.

Jika mengingat kembali musim lalu, di debutnya Guardiola untuk City menjadikan klub terboros dalam pengeluaran 167,15 juta poundsterling. Dengan hasil tersebut, masih terbilang mengecewakan yang hanya mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen Premier League dan tidak meraih satu pun gelar. Dengan sejumlah pembeliannya yang masih banyak kesulitan dalam memenuhi ekpektasi. Seperti Ilkay Gundogan yang sering mendapatkan cedera dan juga Claudio Bravo telah menjadi kiper flop.

Pep Guardiola
ekspresi guardiola saat timnya bermain kurang baik

Guardiola Belajar Dari Pengalaman Sebelumnya

Setelah Pep Guardiola mendapatkan kepercayaan dan tanggung jawab besar di Manchester City, dia pun belajar dari pengalamannya. Dimana musim lalu, Guardiola ingin memberikan peningkatan agar skuatnya menjadi kuat demi untuk mendapatkan jauh lebih baik di musim depan nanti. Caranya pun saat ini masih sama, dalam membelanjakan pemain melalui dukungan finansial klub.

Dengan itulah, yang menjadikan sebuah pertanyaan bagi banyak orang mengenai perekrutan baru termahal itu untuk menjawab ambisi klub dan Guardiola.

“Manchester City merupakan klub terbesar. Klub ini telah tampil di Liga Champions lima musim dengan berturut-turut. Dan satu-satunya tim di Inggris yang dapat melakukanya. Namun, untuk bisa mencapai ke level Real Madrid, Munchen. Barcelona dan Juventus itu tidak mudah. Anda hanya membutuhkan waktu satu dekade,” ujar Guardiola.

Mengingat apa yang sudah di keluarkan City sebesar 372 juta poundsterling dalam memenuhi keinginan Guardiola. Tentunya tidak ada alasan untuk mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu gagal kembali di musim depan. Atau pun tidak butuh untuk menunggu sepuluh tahun lagi.

Navas: Madrid Mampu Raih Gelar 2017-2018

Keylor Navas yang merupakan penjaga gawang di Real Madrid, yakin bahwa timnya mampu kembali mendapatkan trofi di musim 2017-2018, termasuk juga Liga Champions. Navas yang melihat Madrid saat ini memliki skuat yang dapat mewujudkan hal tersebut. Di musim lalu tim raksasa Spanyol itu bermain sangat mengesankan.

Tim asuhan Zinedine Zidane itu sukses mengangkat empat gelar juara, seperti Piala Super Eropa, La Liga Spanyol, Piala Dunia Antarklub dan juga Liga Champions. Untuk bisa mengulangi prestasi di musim 2017-2018, Los Blancos pun melakukan perombakan. Yang mana mereka telah melepaskan beberapa pemain di bursa transfer di musim panas ini.

Ada beberapa pemain senior Real Madrid yang pergi untuk bermain bersama klub lain, seperti Pepe, Fabio Coentrao, dan James Rodriguez. Sementara pemain yang baru saja didatangkan adalah Theo Hernandez, Dani Ceballos, dan Jesus Vallejo. Dimana para pemain tersebut memiliki rata-rata umur 20 tahun. Mungkin dengan mendatangkan pemain muda, Madrid ingin berinvestasi di musim ini.

Keylor-Navas-Real-Madrid
navas yang menyelamatkan gawang

Navas Ungkapkan Permainan Madrid di Musim Depan

Keylor Navas memberikan penilaian dalam permainan Real Madrid untuk musim depan, agar bemain dengan tenang untuk bisa mempertahankan gelar yang didapatnya pada musim lalu. Meski di timnya saat ini, ada yang keluar dan masuk bagi pemain. Hal ini membuat sang kiper itu merasa yakin, jika Madrid mampu meraih gelar juara Liga domestik dan kompetisi Eropa lainnya.

“Kami akan melewati musim ini dan untuk tetap dalam keadaan tenang seperti yang sudah kami tunjukkan hingga kini. Tim ini cukup baik untuk meraih beberapa trofi juara dan dengan itulah yang harus kami perjuangkan di musim depan,” ucap Navas.

“Tetapi, kami harus dalam keadaan tenang dan baik. Bagus kalau kami dapat berkelanjutan dengan baik untuk mencapai akhir musim dengan kondisi prima dan meraih trofi yang menjadi target kami,” tambahnya.

Meski Real Madrid memiliki pemain bintang, tim ini sering mengalami kesulitan dalam meraih gelar juara. Jika diingat kembali dalam 10 tahun terkahir, Los Blancos hanya mendapatkan 15 trofi berbanding jauh dengan rival abadinya Barcelona yang mampu meraih 25 gelar.

Keylor Navas
penyelamatan gemilang yang dilakukan navas

Navas Akan Mempertahankan Posisinya di Madrid

Penjaga gawang utama Real Madrid, Keylor Navas menyatakan bahwa dirinya akan bertahan sampai beberapa tahun ke depan. Meski tim juara La Liga dan juga Liga Champions itu secara terang-terangan tengah mencari kiper tebaik dunia. Navas yang yang berhasil mendapatkan tempat di skuat utama dibawah mistar usai kepergian Iker Casillas ke Porto jelang musim 2015-2016.

Meski ada faktor lain yang membuat penjaga gawang asal Kosta Rika itu bertahan di tempatnya, karena El Real gagal mendatangkan David de Gea dari Manchester United di akhir bursa transfer. Hingga kini, Madrid masih sering dikatikan oleh De Gea dan sempat diberikan berminat dengan Gianluigi Donnarumma sebelum kiper berusia 18 tahun tersebut memperpanjang kontraknya di AC Milan.

Selain itu, juga ada Thibaut Courtois yang tengah didekati Madrid, tetapi Navas lebih memilih untuk berkonsentrasi di lapangan. Setelah sang kiper mengakhiri musim dengan meraih gelar baik di dalam ataupun di luar negeri.

“Menurut saya, apa yang sudah terjadi itu merupkan masa lalu. Saya merasa sangat bahagia di musim ini dan ingin berkonsentrasi,” ucap pemain berusia 30 tahun itu kepada media.

“Saya menanggapinya dengan santai. Berada disini tidaklah semudah apa yang anda bayangkan. Saya hanya ingin bertahan untuk beberapa tahun lagi.”