Buffon: AC Milan Akan Jadi Pesaing Untuk Gelar Scudetto

Kapten Juventus, Gianluigi Buffon mengatakan bahwa AC Milan merupakan salah satu pesaing untuk memperebutkan gelar Scudetto musim depan. Selama enam musim ini mereka tengah mengincar trofi Serie A, untuk bisa mewujudkan ambisinya itu Rossoneri telah mendatangkan pemain baru. Yang diyakini akan memperkuat timnya dalam persaingan nanti.

Trasnformasi Milan yang mendatangkan bek Italia, Leonardo Bonnuci membuat semua orang terkejut. Dimana Bonnuci merupakan kesuksesan Juventus baru-baru ini dan secara luas dianggap sebagai salah satu bek terbaik di dunia. Mereka pun juga mendatangkan pemain-pemain lainnya seperti Andre Silva, Franck Kessie dan Lucas Biglia ke San Siro.

Dengan adanya pemain baru mereka, membuat pelatih Vincenzo Montella bersemangat untuk menjadi pesaing dalam memperbutkan gelar Scudetto sejak musim 2010-2011. Dan penjaga gawang, Buffon pun berharap dengan kedatangna Bonucci di Milan dapat membantu tim barunya dalam perburuan gelar kompetitif.

Gianluigi-Buffon
buffon yang sangat senang timnya meraih kemenangan

Buffon Menanggapi Bonucci Bermain di AC Milan

Buffon memberikan beranggapan dengan adanya Leonardo Bonucci di AC Milan, membuat barisan belakang mereka semakin kuat. Jelas, hal ini akan menjadi persaingan yang akan ketat di Liga Italia musim depan nanti. Pasalnya, tim berjuluk Rossoneri itu telah melakukan belanja besar-besaran untuk memperkuat tim mereka. Milan memang tengah mengalami penurunan di beberapa musim terakhir mereka.

“Saya rasa, Bonucci ingin tantangan baru dan Milan tertarik kepadanya,” ujar Buffon kepada media.

“Apa Milan akan menjadi pesaing ? Saya pikir mereka bisa menjadi lawan yang sulit di musim depan. Saya pun berharap di kompetisi nanti bisa lebih seimbang.”

“Anda sendiri pun melihat nilai dari tim ini yang memiliki beberapa musim penurunan.”

“Ini akan menjadikan ajang Serie A begitu menyenangkan, bahkan jika thaun lali Napoli dan Roma mampu bersaing. Ketimbang ditahun sebelumnya, kami tidak dapat membuat poin jauh.”

Buffon telah mengatakan musim ini akan menjadi musim terakhirnya, sebelum dia pensiun di akhir Piala Dunia 2018. Dan kiper berusia 39 tahun itu berkeinginan sekali memiliki momen terindah di Serie A.

“Ya, tahun ini akan menjadi musim terakhir saya dan itu benar-benar menggetarkan,” ujar kiper veteran Italia.

“Ini akan menjadi sebuah musim yang spesial, dengan begitu saya akan membuatnya lebih baik dalam membantu Juventus mengulangi prestasi indah di tahun terakhir ini.”

Buffon Menilai Milan Mampu Bersaing Gelar Scudetto

gianluigi-buffon-juventus
ekspresi buffion usai raih menang

Gianluigi Buffon yang merupakan kapten di Juventus, telah menyadari persaingan yang akan sengit dalam perebutan gelar Serie A musim depan. Salah satunya rival Nyonya Tua di musim mendatang adalah AC Milan, yang di bursa transfer kali ini mereka telah mendatangkan sejumlah pemain baru untuk memperkuat timnya. Rossoneri sejauh ini merupakan tim yang paling aktif di bursa transfer.

Mereka sudah mencatatkan, sudah delapan pemain yang didatangkan Milan ke San Siro. Diantaranya seperti Andre Silva, Ricardo Rodgriguez dan Lucas Biglia. Adapun hal yang sangat menarik perhatian semua orang yaitu dengan ke adanya Lenonardo Bonnuci. Sementara, dari Bianconeri sendiri terkahir mendatangkan Federico Bernardeschi dari Fiorentina.

Hal ini membuat Buffon beranggapan bahwa Milan dapat mengancam di musim depan. Meski kiper terbaik Italia itu senang jika di kompetisi Serie A akan lebih kompetitif danMilan akan menjadi pesaing bagi Juventus. Dimana mereka telah mendominasi di enam tahun terkahir.

“Saya berkeinginan Liga dapat seimbang. Anda akan menyaksikan kekuatan mereka yang beberapa musim terakhir tengah menurun. Dengan begitu, Serie A akan menjadi lebih menyenangkan, meski di tahun sebelumnya Napoli dan Roma menjadi pesaing,” ucap Buffon.

Roma Melihat Mahrez Dapat Menggantikan Posisi Salah

AS Roma yang mengisyaratkan untuk mendatangkan pemain bintang Leicester City, Riyad Mahrez. Pelatih kepala Esebio De Francesco memberikan saran bahwa pemain asal Aljazair bisa menggantikan posisi Mohamed Salah di Giallorossi. Mahrez pun memang berkeinginan untuk meninggalkan Stadion King Power di bursa transfer musim ini.

Mahrez pun dilaporkan sempat diminati Barcelona dan Arsenal, yang membantu The Foxes mencapai babak perempat final di Liga Champions. Pelatih Leicester City, Craig Shakespeare telah menyatakan pada hari selasa kemarin bahwa klub tersebut belum memberikan penawaran untuk pemain sayapnya. Dimana pemain tersebut telah tercatat enam gol di Premier League musim lalu.

Sang pemain itu hanya bermain sebanyak 17 kali, sebelum pemecatan pelatih Leicester yang membawa meraih gelar juara. Saat ini Roma sedang mengincar Mahrez setelah menjual Salah ke Liverpool dalam kesepakatan seharga 50 juta euro untuk klub Serie A. Dengan begitu, Roma tengah mencari pemain yang mampu menggantikan posisi gelandangnya tersebut.

Riyad Mahrez Leicetser City
mahrez sedang mengontrol bola

De Francesco Menanggapi Bakat Riyad Mahrez

Esbio De Francesco yang kini menjabat sebagai pelatih kepala di AS Roma, memberikan tanggapannya mengenai Riyad Mahrez yang dinilainya dapat menggantikan posisi Mohamed Salah. Dimana salah telah bergabung dengan The Reds dengan pembelian sebesar 50 juta euro. Dengan demikian, Roma harus mencari kekosongan di posisi yang ditinggalkan Salah.

“Riyad Mahrez merupakan pemain yang hebat dan sangat menarik,” ujar De Francesco.

“Dia adalah salah satu pemain yang saat ini menjadi target Roma. Dimana pemain kidal itu bermain di bagian kanan, yang dapat mampu membantu tim.”

Roma kini sibuk di bursa transfer sejak kedatangan pelatih baru mereka, De Francesco dan juga direktur olahraga barunya Monchi yang sudah menandatangani sembilan pemain. Seperti Hector Moreno, Rick Karsdrop, serta Lorenzo Pellegrini untuk kembali ke Stadion Olimpico.

Riyad-Mahrez-Leicetser-City
mahrez terlihat kecewa dengan hasil pertandingan

Leicester Jelaskan Belum Ada Tawaran Dari Klub Manapun Untuk Mahrez

Kabar yang banyak beredar bahwa Riyad Mahrez saat ini sedang diincar oleh kluba asal Italia, AS Roma. Akan tetapi, tim juara Leicester City sendiri mengatakan mereka belum menerima tawaran apapun mengenai pemainnya tersebut. Sang pemain pun juga menyatakan keinginanya untuk hengkang dari Stadion King Power di bulan Mei lalu. Sejak dari situ, masa depan Mahrez di klubnya masih menjadi pertanyaan.

Pemain berusia 26 tahun itu sempat dikaitkan oleh Arsenal. Dan saat ini sedang dihubungkan oleh AS Roma. Tim yang berjuluk Il Luppi itu memang sedang menargetkan pemain kebangsaan Aljazair untuk menggantikan Mohamed Salah. Menurut sebuah kabar di Italia, bahwa Roma telah mencapai kesepakatan dengan mahrez. Tetapi, Giallorossi memberikan tawaran senilai 23 juta euro yang diajukan oleh Roma tidak seperti yang diinginkan oleh Leicetser yang membandrol 35 juta euro.

Leicester pun memberikan penjelasan mengenai rumor Mahrez. Pelatih Leicester City, Craig Shakespeare mengatakan tidak ada satupun klub yang memberikan penawaran kepada Mahrez.

“Saya rasa Riyad sudah memberikan penjelasan mengenai posisinya,” ucap Shakespeare kepada media.

“Posisi saya sangat jelas selama berada di klub ini, dan selama kami menunggu penawaran. Dan belum satupun tawaran apapun datang secara resmi. Itu semua hanya sebuah spekulasi, maka dari itu dia harus berkomitmen dengan klub.”

“Dalam dua pekan terakhir ini dia masih memiliki komitmen, dia pun berlatih dengan sangat baik,” tambahnya.

Selagi tidak ada penawaran, Shakespeare berharap Mahrez bisa berkomitmen. Dia pun mengharpkan sang pemain dapat bertahan untuk membawa Leicetser meraih gelar Liga Inggris, seperti dua musim lalu.

Montella Senang Atas Penandatangan Kontrak Baru Donnarumma

Pelatih kepala AC Milan, Vicenzo Montella telah mengatakan bahwa dirinya sangat senang dari drama sensasi penjaga gawang, Gianluigi Donnarumma. Dimana kiper itu telah menandatangani kontrak baru bersama klub, dan sang pelatih pun beranggapan jika Donnarumma seperti anaknya sendiri. Dengan hal itu, Montella merasa lega bahwa kiper masa depan klub memasikan komitmen untuk tetap bertahan di Milan.

Adanya masalah mengenai kontrak Gianluigi Donnarumma pun telah menemukan titik, dimana penjaga gawang tersebut menyepakati masa baktinya bersama Rossoneri. Dalam kontrak itu Donnarumma memiliki durasi selama emapt musim sampai dengan bulan Juni 2021. Pelatih berusia 43 tahun itu saat ini sudah tenang karena drama kontrak Donnarumma yang sudah berakhir.

Penjaga gawang yang kini menginjak usia 18 tahun itu telah dikaitkan dengan beberapa klub seperti, tim juara Serie A Juventus, Real Madrid, Manchester United, serta Paris Saint-Germain. Namun, dengan tindakan cepat yang dilakukan oleh pihak klub untuk mempertahankan kiper terbaiknya, kini klub-klub tersebut harus gigit jari dalam memperebutkan kiper termuda kebangsaan Italia itu.

Gianluigi-Donnarumma-AC-Milan
Donnarumma usai melakukan penyelamatan dengan gimlang

Montella Menanggapi Pembaharuan Kontrak Donnarumma

Vicenzo Montella merasa takut akan kehilangan kiper terbaik tim, Gianluigi Donnarumma yang sudah dianggap seperti anak sendiri. Dimana banyaknya masalah mengenai kontrak Donnarumma, membuat panjangnya drama itu telah berakhir. Dan sang pemain pun, lebih memilih untuk menetap bersama AC Milan dalam memperkuat musim depan nanti Montella pun meyakini bahwa kiper tesebut merupakan masa depan bagi Rossoneri.

“Kontrak Donnarumma merupakan sebuah operta sabun yang panjang, akan tetapi hal terpenting adalah telah mencapai hasil akhir,” ucap Montella kepada media.

“Gigio sudah saya anggap seperti anak sendiri. Saat ini dia hanya butuh dukungan untuk tetap kembali berkonsentrasi dan meningkatkan permainannya jauh kebih baik lagi,” tambahnya.

“Saya pun mersa sangat senang dan berpikir jika ini merupakan pilihan yang tepat untuk dia sendiri. Selama beberapa terakhir situasi telah berjalan dengan lancar,” tutup sang pelatih.

Gianluigo Donnarumma telah memutuskan untuk tetap bersama AC Milan, dimana penjaga gawang itu merupakan kiper utama yang tidak bisa digantikan di Milan sejak debutnya di usia ke 16 tahun. Donnarumma sendiri disebut sebagai pewaris Gianluigi Buffon di tim nasional Italia, yang mana dia mencatatkan 38 pertandingan di Serie A. Dan membawa tim yang dibelanya mengakhiri musim di posisi keenam.

Gianluigi Donnarumma
Donnarumma yang tidak bisa menjangkau bola yang dilepaskan lawan

Donnarumma Memutuskan Menetap di AC Milan

Sekarang, Vicenzo Montella selaku pelatih kepala di AC Milan, bisa lega usai drama terkait perpanjangan kontrak Gianluigi Donnarumma telah memastikan komitmennya untuk bertahan. Dengan banyaknya spekulasi dan kontoversi penjaga gawang muda ini, berakhir dengan sangat baik yang menandatangani kontrak selama empat musim hingga tahun 2021 mendatang, Selasa kemarin.

Donnaruma sendiri segera menandatangani pembaharuan kontraknya di depan pendkung Milan, pada hari Rabu waktu setempat. Dengan kesepakatan itu pun juga terdapat kontrak untuk kaka kandungnya, bernama Antonio Donnarumma yang turut memperkuat tim yang dijuluki I Rossoneri.

“Itu benar-benar sebuah opera sabun yang panjang. Akan tetapi, pihak klub dan Donnarumma pun telah mencapai kesepakatan,” ujar Montella.

“Donnarumma sendiri sudah kami anggap anak sendiri. Untuk saat ini, dia perlu dukungan untuk bisa fokus dan bermain dengan lebih baik. Saya sangat senang dan yakin jika ini adalah pilihan terbaik baginya.”

Di musim depan nanti, kiper terbaik di Italia itu akan mendapatkan gaji 6 juta euro semusimnya. Kini, dia sudah menjadi pemain termuda yang memiliki gaji termahal ketiga di Liga Italia, setelah Daniele De Rossi dan Gonzalo Higuain.